Home Uncategorized YTS Adakan Pagelaran Seni Bertemakan ‘Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa Untuk Memelihara...

YTS Adakan Pagelaran Seni Bertemakan ‘Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa Untuk Memelihara Rahmat Dan Hidayah Allah’

71
0
SHARE

 

[Foto, Istimewa]

Jakarta, info BERITASATU – Yayasan Tunas Sejati yang menaungi Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati, pada hari ini menyelenggarakan Pagelaran Seni dengan tema: “Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa Untuk Memelihara Rahmat Dan Hidayah Allah”.

Bertempat di Ruang Merica, Hotel Menara Peninsula Jl. Letjend S. Parman Kav 78 – Slipi, Jakarta Barat. Pagelaran Seni disuguhkan untuk berbagai komponen bangsa, pelajar, mahasiswa dan masyarakat lintas lembaga, agama dan profesi. Acara ini digelar sebagai wujud kontribusi kami dalam mengajak semua komponen bangsa agar dapat merenungi ajakan untuk menghiasi diri kita dengan “Pakaian Taqwa” untuk memelihara Rahmat dan Hidayah Allah. Walaupun kecil, namun diharapkan dapat memberikan dampak bagi siapapun yang tergetar dengan acara ini.

Pagelaran Seni  ini didukung oleh seorang pemain Violis handal Indonesia Hendri Lamiri dan Pianis handal Indonesia Alex Luhulima, Gitaris handal Ega Liong “Dewa Gitar” serta penyanyi Kiki Ameera, Saskia Tasnim Utami, Tomi Tri Adianto, Suhasbi, Paduan Suara dan Penari ISAQ Talent. Pada Pagelaran yang ke 11 dari rangkaian 12 acara yang direncanakan, 5 penyelenggara acara paying hukum Yayasan Riyadhatul Ihsan, 5 penyelenggara acara payung hukum Yayasan Tunas Sejati, 2 penyelenggara acara Institut Kajian Ilmu Al-Quran An Najm.

Untuk acara kali ini tampilan seni disuguhkan 50% atas permintaan audiens sebagai apresiasi kami karena selama ini telah setia mengikuti rangkaian acara yang kami selenggarakan, pilihan berdasarkan tampilan 10 acara yang sudah digelar berbagai Karya Ibu Susilawati Susmono selaku Guru Besar Institut Kajian Ilmu Al-Quran An-Najm, Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati dan ISAQ Education Center, ditampilkan antara lain lagu Hymne Tunas Sejati, Pancansila Sakti, Dunia Fana, Carilah Allah, Selalu, Sesal, Cinta Sejati, Syukur, Hatiku Berbunga, Puisi Nasihat kepada Diriku, Kekasih Allah, Puisi Oh Para Jiwa-Jiwa yang Sunyi, Hatiku Berbunga, Puisi Nasihat kepada Diriku, Kekasih Allah, Puisi Oh Para Jiwa-Jiwa yang Sunyi serta Dzikir Merindu. Selain itu juga ditampilkan lagu daerah Aik Laot (Bangka) dan Alo Galing (Kalimantan Barat).

Untuk tampilan Dzikir Merindu (lafazh Allah), diiringi Tarian Sufi membentuk format Allah yang dibawakan oleh 13 penari Sufi. Selama tampilan seni, Alex Luhulima, Hendri Lamiri, Ega Liong, Tomi Tri Andianto dan Sukardono Utomo, secara bergantian atau berkolaborasi, mengiringi tampilan secara live.

Tampilan seni tersebut secara substansi diulas oleh para narrator yaitu: DR rer.nat.Ir.Hj. Krisnani Setyowati (Direktur Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati), Ir.Hj. Sandra Rina Sahelangi, M.B.A., (Ketua Yayasan Riyadhatul Ihsan), Bima Himawan Ramantika, S.T., M.M., (Direktur ISAQ Education Center), Hj. Nuzulia Hasanah (Ketua Yayasan Tunas Sejati), dan Hj. Yuni Budiastuti, S.E., M.B.A., (Pemred Buletin Holistik Kehidupan), Drs. Djoko Susilo, M.A., (Anggota Dewan Pengawas Yayasan Riyadhatul Ihsan), Sriyani dan Zuhartina (Buletin Holistik Kehidupan).

Pesan-pesan yang diangkat dalam Pagelaran Seni ini adalah: “Manusia pada umumnya melupakan Ikrar Tauhid dikala dirinya sudah banyak menoleh kiri dan kanan. Ikrar Tauhid itu lama-lama tertutup dan sulit untuk membukanya kembali. Dengan lalainya manusia maka Ikrar Tauhidnya yang telah mengenal Tuhan Yang Maha Esa menjadi terkubur. Rohani yang sudah terkubur dan terbelenggu nafsu duniawi tidak akan lagi member kesaksian terhadap Tuhannya. Di saat manusia lupa mengenal dirinya, dia akan lupa mengenal Tuhannya. Rekaman sumpah ada di dalam diri setiap manusia di bawah memori bahwa sadarnya. Dengan membuka kembali rekaman alam bawah sadar itu, manusia dapat mengenal diri dan mengenal Tuhannya kembali agar mendapatkan Hiidayah dimana ia akan diberikan hiasan pakaian taqwa oleh Nya. Dengan pakaian taqwa yang selalu dikenakan, maka Rahmat dan Hidayah Allah akan terus mengalir.

Semoga pesan-pesan yang disampaikan dalam Pagelaran Seni ini, gaungnya mampu mencapai pelosok negeri dan mengingkatkan kita semua agar berupaya mengingat kembali ikrar Tauhid yang pernah dilakukan, (BRT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here