Home Nasional Presiden Joko Widodo (Jokowi) Meluncurkan Perizinan Online Pabean

Presiden Joko Widodo (Jokowi) Meluncurkan Perizinan Online Pabean

51
0
SHARE

Bogor, Info Berita Satu Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan perizinan online pabean. Perizinan online ini bertujuan untuk memangkas lamanya waktu perizinan kepabeanan. Perizinan pabean yang sebelumnya bisa memakan waktu berhari-hari dipangkas jadi hitungan jam.

Jokowi memberi sambutan di depan para pengusaha terkait kepabeanan, meliputi Kawasan Berikat (KB), Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), Authorized Economic Operator (AEO/Operator Ekonomi Bersertifikat) Pusat Logistik Berikat (PLB), Mitra Utama Kepabeanan (MITA).

Selanjutnya ada pula di dalamnya perusahaan-perusahaan minyak dan gas bumi (migas), dan pelaku industri kecil menengah (IKM).

Saat ini kita fokus investasi yang tujuan ekspor dengan semudah-mudahnya. Kita butuh 2 yang bisa pengaruhi pertumbuhan ekonomi kita. Pertama investasi, kedua ekspor,” kata Jokowi di di PT Samick Indonesia, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Bogor, Selasa (27/3/2018).

Jokowi mengkritik perizinan di pabean karena perizinan berbelit di dalamnya yang menghambat pertumbuhan investasi dan peningkatan ekspor. Jokowi bercerita pengurusan izin pabean lewat surat menyurat menggunakan kertas dan ditulis dengan pulpen sudah sangat ketinggalan jaman, alias kuno.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, peresmian perizinan online dan fasilitas kepabeanan saya nyatakan diluncurkan,” tutupnya.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea dan Cukai Deni Surjantoro menyampaikan secara spesifik perizinan yang dimaksud adalah perizinan tempat penimbunan berikat, perizinan kemudahan impor tujuan ekspor, registrasi kepabeanan, dan perizinan nomor pokok pengusaha barang kena cukai (NPPBKC).

Nantinya dengan urus perizinan tersebut secara online waktu yang dibutuhkan sampai mendapatkan izin akan lebih cepat.

Karena perusahaan kalau mau jadi kawasan berikat kan harus izin. Nah, ini cukup online saja sehingga mengurangi waktu dari 10 hari menjadi 1 jam saja,

Itu nanti ada perizinan registrasi kepabeanan. Terus juga untuk NPPBKC, itu untuk barang kena cukai itu ada. Nah itu yang akan kita simplifikasi,” lanjutnya.

Berikut rincian perizinan yang dipangkas waktunya lewat sistem online:

1. Perizinan tempat penimbunan berikat, dari 10 hari menjadi 1 jam.

2. Perizinan kemudahan impor tujuan ekspor, dari 30 hari menjadi 1 jam.

3. Registrasi kepabeanan, dari 24 jam menjadi 3 jam.

4. Perizinan nomor pokok pengusaha barang kena cukai, dari 30 hari menjadi 3 hari.

Ini dampaknya) peningkatan investasi, sehingga kalau kawasan berikatnya mudah, terus orang-orang izinnya mudah sehingga kita harapkan ekspor bisa meningkat kan, begitu juga kawasan berikat, investasi akan bertambah, tambahnya.

Launching perizinan online ini akan diselenggarakan di PT Samick Indonesia, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Bogor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here