SHARE

Jakarta, Info Berita Satu- Di Era Mileneal Para Pemuda dan Mahasiswa dihadapkan dengan permasalahan dari Dunia Maya, yang merupakan bentuk dari kemajuan teknologi dan globalisasi. Permasalahan di dunia maya yang dapat memunculkan permasalahan di dunia nyata.

Pernasalahan-permasalahan yang timbul seperti hoax ataupun black compaign harus dihindari dengan acara apapun. Peran Pemuda dan Mahasiswa sebagai Agen of Control dan Agent of Change haruslah berperan aktif dalam menanggulamgi, melawan ataupun memberi pemahaman kepada masyarakat khususnya kaum muda
pentingnya mewujudkan demokrasi.

Kelompok Cipayung Plus DKI sebagai wadah Pemuda dan Mahasiswa di Ibukota ikut serta dalam menanggulangi Hoax dan Black Campaign menyelenggarakan diskusi publik kerja sama Pemuda Mahasiswa Penjaga NKRI dan BEM Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafi’iyah dengan tema Pendidikan Politik Anti Hoax Bagi Mahasiswa Dan Kaum Muda di Universitas Islam As-Syafi’iyah Jatiwaringin Jakarta Timur, Kamis (26/4/18).

Ketua Umum Hikmahbudhi Jakarta Utara Wiryawan mengungkapkan Kegiatan ini merupakan langkah awal kita yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Penjaga NKRI untuk melakukan sosialisaai sosialisasi ke Kampus-kampus. Universitas Islam As-Syafi’iyah Jatiwaringin Jakarta merupakan Kampus pertams yang kita datangi nanti ada langkah-langkah selanjutnya ke Kampus-ksmpus lain.

Wiryawan menegaskan bahwasanya kita sebagai pemuda dan mahasiswa harus menjadi garda terdepan menyampaikan berita-berita yang baik. Kita sebagai Mahasiswa Harus bijak dalam bermedia sosial, harus bijak dalam menyampaikan informasi. Kalau menerima berita harus kita saring terlelbih dahulu jangaan asal sebar. Karena hoax ini bisa menyebakan perpecahan politik, adu domba politik dan apalagi kita menghadapi tahun politik 2018 Pilkada dan 2019 Pilpres.

Kita mahasiswa dan pemuda tidak boleh ditunggangi siapapun. Kita di sini dalam pendirian yang independent akan terus mengawal pemerintahan ini. Sudah dekat moment May Day jadi kita juga mengadakan aksi disitu.

Arief Hidayat Ketua Umum Perisai DKI Jakarta mengatakan Hoax mengganggu kerukunan, mengganggu ketentraman dan menimbulkan perpecahan. Memang berbagai perbedaan persepsi cara pandang terhadap suatu persoalan harus bisa diutarakan seobjektif mungkin jangan sampai subjektifitas kita menunggangi ketidaksukaan. Kalau dalam bahasa Islam jangan Karena ketidaksukaan kemudian Kamu Berbuat Tidak Adil.

Kegiatan ini sendiri berupaya terus mensosialisasikan terkait melawan hoax dengan berbagai macam acara. Siapapun yang merasa Bangsa Indesia yang cintai Indonesia wajib menjaga persatuan NKRI. Bersama2 kita melawan Hoax pungkas Arief.

Hadir dalam konferenai pers :
Wiryawan Ketua Umum Hikmahbudhi Jakut,
Blasius Jacky Jamrewav Ketua Umum GMNI Jakpus ; Adim rajak, Ketua Umum HMI Jakarta Pustara, Bintang W Saputra
Ketua Umum Semmi DKI,Nara AsnandaKetua Umum KMHDI DK,.Jurdil Kathona Maure
Ketua Umum PMKRI Jakpus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here