Home Metro Sosialisasi Hasil Coklit Yang Dilakukan Tingkat Partarlih Jakarta Utara

Sosialisasi Hasil Coklit Yang Dilakukan Tingkat Partarlih Jakarta Utara

47
0
SHARE

Jakarta, Info Berita Satu – Acara ini tujuannya pertama mensosialisasikan hasil coklit yang dilakukan di tingkat partarlih Jakarta Utara kepada partai politik kedua diharapkan ada masukan dari partai politik terhadap hal hal yang terjadi di lapangan itu yang paling utama buat kita ujar Prianda Anata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara di Hotel Ibis Sunter Jakarta Utara dalam acara Sosialisasi Data Pemilih KPU Jakarta Utara, Senin (14/5/18).

Yang selanjutnya kita berharap mudah- mudahan dari hasil ini ada tindak lanjut dari partai pilitik untuk menjaga konstituennya supaya mengecek data yang kami sampaikan supaya mereka terdaftar dalam daftar pemilih termasuk memobilisasi supaya mereka terdaftar dalam daftar pemilih yang swbentar lagi berakhir masa coklitnya tiga hari lagi 17 Mei 2018 itu yang kita minta kepada mereka ungkap Prianda.

Kalau hasil coklit yang kita input baru mencapai 43 persen sementara hasil coklit yang sudah ada berkas yang sudah masuk hampir 80 persen tinggal diinput aja prosesnya. Penginputan memang butuh waktu tidak bisa serta merta, ya sambil jalan.

Memang ada banyak variabel yang kemudian menyebabkan kendala di lapangan terutama di kawasan-kawasan yang agak sulit dijangkau misalnya kawasan elit perumahan, apartemen memang agak sulit kita jangkau. Proses perjalanan coklit di apartemen setelah dua minggu berjalan baru bisa masuk karena mekanismenya harus ada ijin dulu dari pengelola baru kita bisa masuk. Itu juga tidak bisa langsung door to door karena kesulitan ketemu, akhirnya temen-temen buat kayak semacam meja pendaftaran sambil pengecekan data apakah mereka terdaftar apa belum?.

Itu upaya kita supaya mereka bisa terdaftar yang dikawasan elit. Sementara di wilayah pemukiman kendala yang paling terberat mereka yang belun E KTP. Walaupun di dalam pemilu kita hari ini prosesnya kan harus E KTP Elelktronik tapi dalam coklit kita punya kwajiban juga menghimpun berapa banyak masyarakat kita yang belum punya Ktp elektronik. Nanti kita sampaikan datanya ke Dukcapil supaya diproses orang orang ini E KTPnya belum ada untuk dipercepat.

Kita masih menghimpun KTP reguler di lapangan disamping juga hal yang paling krusial mereka tinggal tidak sesuai dengan alamat KTP atau domisili dengan alamat KTP berbeda nah ini yang menyulitkan kita. Dan tidak boleh dalam pemilu kita pakai keterangab RT RW, harus sesuai alamat KTP. Kalau dia sudah pindah ya kita coret. Kalau dari data kita sekitar 18.000 orang yang kita coret dengan variabel 10 macam yang kita coret. kalau dia balik lagi tetap bisa menggunakan hak pilih nya dengan KTP Elektronik yang dia punya tapi waktunya berbeda dia nunggu jam 12.00 sebagai pemilih khusus.

Mumpung waktu masih tersedia proses coklit maupun penyusunan DPS, kita berharap warga yang belum terdaftar segera aktiflah menanyakan dirinya sudah terdaftar belum sehingga memudahkan kita untuk proses pendaftaran daftar pemilih. Tidak bisa juga diandalkan petugas, kita sendiri harus ada pro aktif dari masyarakat untuk juga turut membantu.

Undangan yang kita sampaikan 100 undangan untuk 16 Parpol yang kita undang, hadir semua tinggal beberapa aja yang diwakilkan terutama instansi-
instansi terkait. Secara umum ada respon dari partai politik untuk hadir di tempat kita ini. Saya pkir ini penting buat kita semua. Yang kita harapkan mudah-mudahan proses penyusunan DPS berjalan lancar dan DPD juga tidak ada masalah pungkas Prianda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here