SHARE

Jakarta, Info Berita Satu- Forum Tionghoa Nusantara ( Fortin) mengatakan tidak mewakili kepada siapapun juga untuk hak politiknya. Fortim terdiri dari berbagai kalangan aktivis sosial, Politik, budaya dan pendidikan kata Ali Sutra dari Fortin di Hotel Erian Menteng Jakarta, Sabtu (26/5/18).

Fortim terdiri dari berbagai organisasi/ aktivis. ada di sosial pendidikan politik. Fortim diinisasi oleh wiliam Hui, Ali Sutra, Abraham, Ganjar Sukoco dan Felix Budiman.

Forum Tionghoa Nusantara
Menanggapi pernyataan sikap Forum Aspirasi Rakyat yang menyatakan *Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi* terkait dukungan mereka terhadap gerakan *#2019GantiPresiden* maka kami Forum Tionghoa Nusantara menyatakan sebagai berikut

1. Komunitas Tionghoa memiliki Sikap dan Pendapat Politik yang TIDAK SAMA. Tidak ada satupun tokoh atau organisasi yang bisa mengatasnamakan Komunitas Tionghoa atas suatu Pandangan
Dan Sikap Politik. Menyangkut pendapat politik dari komunitas Tionghoa yang ada di Indonesia biarlah menjadi hak pribadi masing-masing.

2. Kekecewaan segilintir orang janganlah dijadikan dasar untuk membangun opini yang mengatasnamakan etnis tertentu, sangat tak elok dan berpotensi untuk merusak keharmonisan antar etnis bahkan didalam Etnis Tionghoa sendiri.

3. Keberagaman pandangan dan pendapat harus dikelola menjadi suatu upaya dalam membangun bangsa Indonesia lebih konstruktif dan berkelanjutan.

Berdasarkan hal – hal tersebut kami dari Forum Tionghoa Nusantara meminta agar masyarakat Indonesia secara umum dan masyarakat Tionghoa secara khusus tidak terpengaruh atas pernyataan Forum Aspirasi Rakyat. Mari kita bersama bersatu dalam keberagaman pendapat dan pandangan politik. Salurkan melalui hak pilih yang dijamin oleh Undang-undang. Tetap pilih pemimpin yang kita percaya dapat memberi dampak perubahan baik dan berkelanjutan bagi bangsa Indonesia yang kita cintai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here