Home Uncategorized Kemendikbud Gelar Workshop Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian

Kemendikbud Gelar Workshop Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian

43
0
SHARE

Jakarta, -Info Berita Satu – Untuk menunjang pembelajaran dan mengenalkan kesenian tradisional kepada peserta didik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyediakan fasilitas sarana kesenian kepada 4.300 sekolah.

Pemberian fasilitas kesenian ini sudah dilakukan sejak tahun 2012 untuk sekolah di seluruh Indonesia. Paradigma baru dengan disahkannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, harus punya strategi untuk memajukan kebudayaan,” kata kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Jakarta, Rabu (18/8).

Workshop Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018, di Jakarta, Rabu (7/3/2018).
Tahun ini menjadi tahun ke-7 pemberian bantuan memfasilitasi sarana kesenian di sekolah. Muhadjir berharap alat kesenian ini dapat mengenalkan kesenian kepada siswa, dan menumbuhkan sikap apresiasi siswa terhadap kesenian tradisional.

Terkait kegiatan ini, Mendikbud berharap seluruh kepala sekolah memiliki pemahaman terhadap penggunaan dan pertanggungjawaban dari bantuan yang telah diterima.

Selain itu, koordinasi dengan dinas pendidikan dan kebudayaan tetap dan terus diintensifkan agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran.

Diharapkan di masing-masing daerah memiliki prioritas kesenian yang akan dikembangkan di daerahnya. Tahun depan saya berharap ada masukkan dari bawah tentang alat kesenian apa yang harus diadakan sesuai kebutuhan, kata Muhadjir.

Dia juga mengajak peran pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha untuk terlibat dalam fasilitasi sarana kesenian di satuan pendidikan.

Pemerintah daerah dengan APBD-nya dapat mengalokasikan anggarannya, begitu juga dunia usaha atau pihak swasta perlu kita dukung agar memiliki komitmen yang sama, apakah melalui program CSR maupun filantrophy,ungkapnya.

Bantuan Pemerintah Fasilitasi Sarana Kesenian di Satuan Pendidikan Tahun 2018 diikuti 256 kepala sekolah SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta calon penerima bantuan berasal dari 34 provinsi seluruh Indonesia.

SHARE
Previous articleWagub Membuka Musda Ardin DKI Jakarta
Next article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here