Home Uncategorized Pengobatan Gratis di Kampung Perbatasan Mosso Papua oleh Satgas Kostrad

Pengobatan Gratis di Kampung Perbatasan Mosso Papua oleh Satgas Kostrad

27
0
SHARE

Satgas Yonif Para Raider 501/Kostrad dalam melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Papua bukan hanya menjaga dan mengamankan wilayah Perbatasan Negara Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Papua New Guinea (PNG), tetapi juga mengerahkan segala kemampuan untuk memberikan yang terbaik pada masyarakat Papua.

Guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Satgas Yonif Para Raider 501/Kostrad Pos Ramil Muara Tami bekerjasama dengan Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Mosso menggelar acara Bhakti Sosial (Baksos) Pengobatan Gratis bagi masyarakat, di Balai Desa Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (4/10/2018).

Dansatgas Yonif Para Raider 501/Kostrad Letkol Inf Eko Antoni Chandra menjelaskan bahwa kegiatan Baksos ini selain untuk memperingati HUT ke-73 TNI, juga untuk meningkatkan kualiatas kesehatan masyarakat, khususnya yang berada di Kampung Mosso.

“Kita berharap apa yang dilakukan ini dapat mengurangi kasus malaria yang terjadi di Kampung Mosso,”ujarnya.

Selain memberikan pengobatan kepada warga lanjut Dansatgas, prajurit juga melakukan pemeriksaan darah guna mengantisipasi terhadap penyakit malaria, pemberian gizi tambahan kepada balita, serta konsultasi kesehatan. “Bagi Warga yang positif terjangkit penyakit malaria, kita berikan Obat Anti Malaria (OAM) sesuai dengan jenis penyakit malaria yang diderita,”ucapnya.

“Melalui acara pengobatan massal ini, makin tumbuh kesadaran masyarakat Kampung Mosso agar tidak menganggap remeh terhadap segala jenis penyakit. Kesehatan adalah modal utama dalam menjalani segala aktifitas sekaligus harta yang tak ternilai harganya. Mencegah lebih baik daripada mengobati,”pesan alumi Akmil 2001 ini.

Disela sela acara, prajurit Satgas Yonif Para Raider 501/Kostrad juga memberikan sosialisasi langkah-langkah yang harus diambil apabila terjangkit penyakit malaria, mengingat tingginya angka kasus malaria di Kampung Mosso.

Sesuai data dari Pustu Kampung Mosso, pada tahun 2018 ini saja sudah terjadi 18 kasus penyakit malaria di Kampung Mosso.

Kepala Kampung Mosso, Agus Wepafoa menyampaikan, terima kasih kepada Satgas 501/Kostrad karena telah menggelar kegiatan pengobatan massal di Kampung Mosso.

“Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala agar masyarakat Kampung Mosso bisa lebih terjaga kesehatannya,”pungkasnya.