Home Uncategorized Harta Yang Dizakatkan Untuk Membantu Kaum Dhuafa dan Fakir Miskin

Harta Yang Dizakatkan Untuk Membantu Kaum Dhuafa dan Fakir Miskin

20
0
SHARE

Jakarta, Info Berita Satu- Mari kita sama-sama membangun DKI Jakarta. Harta yang kita dapatkan, 2,5% harus dizakatkan untuk disalurkan kepada kaum dhuafa dan fakir miskin serta memberikan bantuan kepada rumah-rumah ibadah. Memberikan bea siswa lebih diutamakan kepada kaum dhuafa. Juga memberikan bantuan biaya pengobatan. Memberikan bantuan kepada usaha usaha kecil ujar Kepala Bazis Provinsi DKI Jakarta Zahrul Wildan dalam paparan kepada peserta seminar UKM tema Pemberdayaan dan Pembangunan Umat Dengan Meningkatkan Kualitas UMKM Melalui Inovasi dan Kreatifitas di GOR Jakarta Utara, Kamis (6/12/18).

Kita tahun ini sudah mengevaluasi program OK OCE untuk kemajuan. Pemasaran dan modal yang harus diperhatikan oleh pelaku UMKM. Intinya ekonomi rakyat bergerak. Pemerintah tetap memperhatikan UMKM kata Zahrul.

Kepala Bazis DKI Jakarta menjelaskan setelah sukses kita bayar zakat sebagai rasa syukur. Anak-anak kita dilatih sedari kecil untuk biasa beramal shadaqah sehingga kelak dewasa sudah terbiasa memberi shadaqah.

Program-program Bazis DKI Jakarta kini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bazis DKI memiliki lima program unggulan yang selama ini dilakukan untuk turut menyejahterakan Jakarta. Ada lima program dengan Jakarta Sejahtera. Pertama, Jakarta Bertaqwa, Jakarta peduli, Jakarta Cerdas, Jakarta Mandiri dan Jakarta Sadar Zakat,” kata Zahrul.

Selain itu, menurut dia, pengumpulan dana yang dilakukan Bazis DKI juga terus mengalami peningkatan. Tahun lalu, Bazis DKI Jakarta berhasil mengumpulkan dana Rp 192 miliar. Tahun ini, dia berharap Bazis DKI Jakarta bisa lebih banyak lagi mengumpulkannya. “Tahun lalu 192, kalau tahun ini belum. Mudah-mudahan lebih meningkat,” jelasnya

Memasuki usia setengah Abad, Badan Amil Zakat Infaq Shadaqah (Bazis) DKI Jakarta akan mengajak pengusaha dan masyarakat umum untuk menunaikan zakatnya melalui Bazis DKI Jakarta. Karena, selama ini yang banyak menjadi muzakki Bazis DKI hanya dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pungkas Zahrul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here